Wisudawan Unis Diminta Kuasai Kecerdasan Buatan

TANGERANG – Sebanyak 1.049 mahasiswa mengikuti Wisuda ke-50 dalam Sidang Senat Terbuka Universitas Islam Syekh-Yusuf (Unis) Tangerang, di ICE BSD, Kabupaten Tangerang, Rabu (8/10). Dalam kesempatan tersebut, mereka diingatkan bahwa saat ini kita yang hidup di era perubahan terjadi dengan sangat cepat, penuh ketidakpastian dan syarat dengan kompetisi hampir semua aspek kehidupan berubah oleh teknologi digital. “Sekarang ada kecerdasan buatan, ada big data, ada otomatisasi. Perubahan ini memaksa kita berhadapan dengan tantangan yang nyata, tetapi sekaligus juga akan membawa peluang ke sana,” ungkap Ketua Yayasan Islam Syekh Yusuf (YIS) Dr. M. Yus Firdaus, Ir., M.Si.

Yus mengingatkan lapangan kerja konvensional akan semakin sempit, banyak pekerjaan yang tergantikan oleh teknologi. Tetapi pada saat yang sama juga lahir peluang-peluang baru yang menuntut kreativitas dan keterampilan yang baru. “Di tengah derasnya arus informasi kita sering terjebak dalam kabar bohong. Banyak hoaks, ujaran kebencian, dan polarisasi sosial. Kita memiliki tanggung jawab moral untuk membawa pencerahan, menebarkan nilai-nilai kebenaran, serta menghadirkan ahlak mulia di tengah masyarakat,” kata Yus.

Ditambahkan Yus, gelar yang diperoleh wisudawan hanya sebagai titik awal. Dunia nyata akan selalu berubah, dan hanya mereka yang mau belajarlah, yang akan mampu bertahan. “Jadilah agen perubahan. Bangsa ini sedang menuju Indonesia Emas 2045. Generasi kalianlah yang akan menentukan wajah bangsa ini di depan. Jangan puas menjadi penonton, tetapi jadilah penggerak, jadilah inovator, jadilah pelopor yang membawa bangsa ini menjadi lebih maju,” ujarnya. Rektor UNIS Tangerang, Prof. Dr. Mustafa Kamil, juga mengingatkan wisudawan mengenai revolusi digital, kecerdasan buatan, dan perubahan teknologi yang sangat cepat telah mengubah wajah dunia kerja. Tidak sedikit profesi yang hilang, dan banyak keterampilan baru yang harus segera dikuasai. “Namun, justru di tengah tantangan besar itulah terbuka peluang besar. Dunia saat ini bergerak menuju knowledge economy, ekonomi yang bertumpu pada ilmu pengetahuan, inovasi, dan kreativitas. Maka, modal utama saudara bukan hanya ijazah, melainkan kemampuan untuk berpikir kritis, beradaptasi, berinovasi, serta menjunjung tinggi etika dan akhlak mulia,” kata Rektor..

Rektor menambahkan, ijazah yang diterima wisudawan adalah simbol keilmuan, tetapi nilai

sejati terletak pada bagaimana ilmu itu diamalkan untuk membawa manfaat. Rektor mengingatkan pesan Ibnu Khaldun bahwa manusia adalah makhluk sosial. Keberhasilan seseorang tidak bermakna jika tidak memberi dampak pada masyarakat dan peradaban. “Jadilah generasi yang membawa pengetahuan, iman, dan manfaat bagi bangsa, negara, dan umat manusia,” tutupnya.

Mewakili para wisudawan, Dini Amalia Prawansa dari Magister Ilmu Administrasi menyampaikan rasa syukur dan haru atas pencapaian yang diraih.  “Perjalanan kami tidak mudah. Ada lelah, tawa, dan doa yang menyertai hingga titik ini. Kami belajar bukan hanya untuk nilai, tetapi untuk menjadi insan yang bernilai,” katanya.

Dini juga menyampaikan terima kasih kepada para dosen atas bimbingan dan keteladanan selama masa studi.  “Setiap teguran adalah didikan, setiap kritik adalah kasih sayang agar kami menjadi lebih baik,” ujarnya. (Rani)

Related Posts

Mahasiswa UNIS Tangerang Hadirkan Stand Up Comedy sebagai Ruang Aspirasi Publik

TANGERANG, beritahariini.id – Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Islam Syekh-Yusuf (UNIS) Tangerang menggelar kegiatan bertajuk “Badan Komunikasi Rakyat (BKR): Tawa dalam Doa, Stand…

Menjaga Marwah Pesantren

TANGERANG, beritahariini.id – Belakangan ini, kasus pelecehan seksual di lingkungan pesantren semakin sering menjadi sorotan publik. Realitas ini tidak hanya menyisakan rasa miris, tetapi juga menjadi panggilan untuk menyadari bahwa ada bagian…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

PFI Desak Basarnas Buka Kembali Operasi SAR Pasca Jasad ABK Arupadhatu I Ditemukan di Bengkulu

  • By admin
  • September 24, 2026
  • 74 views
PFI Desak Basarnas Buka Kembali Operasi SAR Pasca Jasad ABK Arupadhatu I Ditemukan di Bengkulu

Unis Tangerang Bersama PFI Gelar Workshop Photovoice untuk Tingkatkan Literasi Digital Komunitas Punk dan Anak Jalanan

  • By admin
  • Agustus 2, 2026
  • 1136 views
Unis Tangerang Bersama PFI Gelar Workshop Photovoice untuk Tingkatkan Literasi Digital Komunitas Punk dan Anak Jalanan

Bikers Brotherhood 1% MC Banten Ramaikan Festival Cisadane 2026

  • By admin
  • Juli 23, 2026
  • 159 views
Bikers Brotherhood 1% MC Banten Ramaikan Festival Cisadane 2026

Mahasiswa UNIS Tangerang Hadirkan “Badan Komunikasi Rakyat” Sejumlah Kepala Daerah Absen dan Hanya Kirim Perwakilan

  • By admin
  • Juli 9, 2026
  • 268 views
Mahasiswa UNIS Tangerang Hadirkan “Badan Komunikasi Rakyat” Sejumlah Kepala Daerah Absen dan Hanya Kirim Perwakilan

Mahasiswa UNIS Tangerang Hadirkan Stand Up Comedy sebagai Ruang Aspirasi Publik

  • By admin
  • Juli 6, 2026
  • 320 views
Mahasiswa UNIS Tangerang Hadirkan Stand Up Comedy sebagai Ruang Aspirasi Publik

Ajak 120 Anak Yatim ke Dufan, Pondok Pesantren Alfatihah Mifatchul Jannah Berbagi Kebahagiaan

  • By admin
  • Juli 2, 2026
  • 234 views
Ajak 120 Anak Yatim ke Dufan, Pondok Pesantren Alfatihah Mifatchul Jannah Berbagi Kebahagiaan