Pemkot Tangerang Diminta Tandai PBG Developer Nakal

TANGERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang diminta untuk tidak memberikan izin Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) kepada developer atau pengembang nakal. Pemkot Tangerang seharusnya lebih mengutamakan kepentingan umum dibanding pengembang yang mempersulit aktivitas warga.   “Tidak boleh ada Pemkot di dalam Pemkot. Developer atau siapapun itu, harus tunduk dan patuh pada aturan yang ada. Tidak boleh bikin aturan semena-mena yang merugikan masyarakat,” ungkap Akademisi Unis Tangerang Adib Miftahul.

Pernyataan tersebut disampaikan setelah PT Grand Nirwana Indah (GNI) menutup akses Jalan H Duloh di lingkungan RT01 RW02 Kelurahan Kedaung Wetan, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang. PT GNI akhirnya membuka pagar panel untuk akses jalan baru sebagai pengganti jalan yang ditutup setelah didemo warga. Mereka berjanji, jalan baru tersebut akan dibangun menggunakan paving blok lebih kurang selama 2 pekan ini. Menurut Adib,  saat ini status kepemilikan tanah di lokasi tersebut masih belum jelas, karena masih harus melalui proses hukum, maka dari itu harus dihormati bersama. Sebelum ada kekuatan hukum tetap dan mengikat, maka Pemkot Tangerang dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Tangerang harus membela rakyat. Dengan cara menunda proses apapun yang dilakukan PT GNI, mulai sertifikasi lahan hingga termasuk pengajuan izin persetujuan bangunan gedung (PBG).  “Masih banyak investor yang baik dan bisa diajak kerja sama. Jangan sampai produk pertanahan hinggga PBG diberikan tanpa memperhatikan kepentingan masyarakat,” kata Adib.

Senada dengan Adib, aktivis Kota Tangerang Saipul Basri mendesak Pemkot Tangerang untuk lebih tegas dalam menentukan kebijakan. Jika dibiarkan, perseteruan PT GNI dan warga dikhawatirkan menjadi konflik horizontal. Pemkot Tangerang diminta memberikan solusi yang baik tanpa merugikan pihak tertentu.  “Pemkot Tangerang harus adil kepada developer dan warga. Toh juga tidak ada untungnya kalau developer terus-terusan melawan warga,” ujarnya.

Sebelumnya, penutupan Gang Haji Duloh dilakukan oleh PT GNI sebagai upaya pengamanan aset. Namun, penutupan ini menimbulkan dampak serius bagi 75 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 300 warga. Penutupan membuat aktivitas warga warga terganggu akses yang terputus. Sebagai solusi, disepakati bahwa Gang Haji Dulohh tetap ditutup, namun PT GNI diwajibkan membuka jalan pengganti. (Baiti)

Related Posts

Gen Z Pimpin Gerakan Zero Waste Mission di Kota Tangerang

TANGERANG, beritahariini.id – Puluhan peserta mengikuti kegiatan Greenfinity sebagai langkah mendukung gerakan Climate Change Global, di Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Sabtu (31/1/26). Kegiatan ini bertujuan menekan jumlah sampah yang masuk…

Literasi Digital Bentengi Masyarakat dari Ancaman Social Engineering dan Kejahatan AI

TANGERANG SELATAN – Menanggapi peningkatan risiko kejahatan siber, terutama ancaman social engineering (rekayasa sosial) yang diperparah oleh pesatnya Kecerdasan Buatan (AI), tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dari Universitas Pamulang (UNPAM)…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Gen Z Pimpin Gerakan Zero Waste Mission di Kota Tangerang

  • By admin
  • Februari 1, 2026
  • 158 views
Gen Z Pimpin Gerakan Zero Waste Mission di Kota Tangerang

Rizki Juniansyah Pecahkan Rekor Dunia di SEA Games 2025, Emas untuk Indonesia dan Almarhum Ayah

  • By admin
  • Desember 19, 2025
  • 1079 views
Rizki Juniansyah Pecahkan Rekor Dunia di SEA Games 2025, Emas untuk Indonesia dan Almarhum Ayah

Basral Graito Hutomo Sumbang Emas untuk Indonesia di SEA Games 2025

  • By admin
  • Desember 15, 2025
  • 172 views
Basral Graito Hutomo Sumbang Emas untuk Indonesia di SEA Games 2025

Literasi Digital Bentengi Masyarakat dari Ancaman Social Engineering dan Kejahatan AI

  • By admin
  • Desember 15, 2025
  • 115 views
Literasi Digital Bentengi Masyarakat dari Ancaman Social Engineering dan Kejahatan AI

Ayu Puspita Pemilik Wo Ditangkap Polisi, Diduga Tipu Ratusan Calon Pengantin.

  • By admin
  • Desember 14, 2025
  • 140 views
Ayu Puspita Pemilik Wo Ditangkap Polisi, Diduga Tipu Ratusan Calon Pengantin.

Agak Laen 2 Bukan Hanya Film, Tapi Obat di Tengan Duka

  • By admin
  • Desember 14, 2025
  • 146 views
Agak Laen 2 Bukan Hanya Film, Tapi Obat di Tengan Duka