
TANGERANG,beritahariini.id – Film komedi Indonesia kembali mengguncang bioskop dengan kehadiran sekuel yang sangat dinanti, Agak Laen 2: Menyala Pantiku, yang tayang perdana pada Kamis, 27 November 2025. Telah tembus 7 juta penonton pada hari ke-17. Namun capaian terbesar film ini bukan hanya pada angka, melainkan pada dampak emosionalnya.
Film yang dibintangi oleh kuartet podcaster Batak ini telah berfungsi sebagai “obat” dan mood booster yang sangat mujarab bagi penonton yang sedang berada dalam masa sulit, seperti mengalami duka mendalam atau stres berat. Testimoni yang beredar di Instagram Bene Dion, menunjukkan bahwa tawa yang disajikan film ini berhasil mengobati hati yang luka, bahkan membuat penonton yang sudah lama tak tertawa bisa tertawa terbahak-bahak.

Dampak penyembuhan ini terasa langsung oleh banyak individu di seluruh Indonesia yang menginspirasi tim Agak Laen yang terdiri dari Bene Dion, Boris Bokir, Indra Jegel, dan Oki Rengga. Salah satu penonton berbagi pengalaman bahwa menonton film ini tujuh hari setelah meninggalnya ibu (mamak), tawa yang disuguhkan mampu mengobati rasa sedih yang selama beberapa hari hanya bisa dihabiskan dengan menangis. Cerita lain datang dari seorang perantau yang stres dan homesick akibat pekerjaan, yang merasa bersalah karena baru sempat menonton, namun akhirnya film ini benar-benar menjadi mood booster dan membuatnya kembali merasakan happy.
Para penonton sepakat bahwa di tengah segala duka dan luka yang ada di Indonesia, film ini memberikan sesuatu yang sangat mahal, kemampuan untuk tertawa. Film ini memberikan jeda emosional dari tekanan hidup. Seorang penonton membawa ibu dan adiknya menonton setelah almarhum ayahnya meninggal pada bulan Oktober, dan mereka merasa senang dan bahagia setelah menonton. Tawa yang lepas dan tanpa beban yang ditawarkan Agak Laen adalah hal yang sangat dibutuhkan.

Tawa yang dihadirkan film ini bekerja sebagai pengalih perhatian yang positif. Penonton yang sedang mengalami stres dan menangis setiap hari mengakui bahwa semalam mereka benar-benar happy dan lupa kapan terakhir kali mereka tertawa sekencang itu. Lebih jauh lagi, dampak Agak Laen tidak berhenti di bioskop. Ada penonton yang terinspirasi untuk berbagi kebahagiaan ini dengan anak-anak panti asuhan, dengan tujuan membagikan tawa dan cinta kepada mereka yang lebih membutuhkan.
Kesuksesan Agak Laen menunjukkan bahwa film komedi memiliki peran penting dalam mengobati luka hati banyak orang. Kehadiran film ini, dengan komedi yang tulus, telah memberikan pahala besar bagi tim pembuatnya karena telah menghibur masyarakat dalam masa-masa tersulit. Masyarakat berharap agar kuartet komedian ini terus sehat agar dapat kembali menghadirkan “Agak Laen selanjutnya”, melanjutkan warisan mereka sebagai pembawa tawa dan pelipur lara.






