
TANGERANG,beritahariini.id – Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) dan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang menggelar turnamen Wali Kota, Minggu (16/10/2025). Kompetisi tersebut berlangsung selama 15 hari di GOR Dimyati, Kota Tangerang. Turnamen ini akan mempertemukan 26 tim putra dan putri usia 16-19 tahun dari 13 kecamatan. Wali Kota Cup menjadi momentum penting untuk menjaring bibit atlet muda basket berpotensi. Pembukaan dihadiri Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Alam, Ketua Perbasi Kota Tangerang Andri S Permana dan Kepala Dispora Kota Tangerang, Kaonang.

Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Alam menyampaikan apresiasinya atas gelaran Kompetisi Basket Wali Kota Cup 2025. Rusdi berharap, melalui Kompetisi Basket Wali Kota Cup 2025 ini tumbuh atlet-atlet basket yang bertalenta, dan bisa membawa harum nama Kota Tangerang di ajang nasional maupun internasional. “Semoga ajang ini dapat menjadi sarana pembinaan yang konsisten bagi generasi muda, sekaligus melahirkan atlet-atlet basket bertalenta yang mampu mengharumkan nama daerah,” ungkap Rusdi.
Rusdi menegaskan pentingnya dukungan berbagai pihak dalam menciptakan ekosistem olahraga yang baik. Sehingga potensi atlet dapat berkembang secara optimal. “Kompetisi rutin seperti Wali Kota Cup merupakan wadah untuk menempa mental, memperkuat karakter, dan meningkatkan kualitas olahraga di Kota Tangerang,” katanya.

Ketua Perbasi Kota Tangerang Andri S Permana menyebut, kompetisi basket Wali Kota Cup 2025 untuk memetakan talenta basket di 13 kecamatan. Menurutnya, format antar kecamatan lebih efektif dibanding turnamen antar-sekolah maupun antar-klub. “Semua atlet basket dari latar belakang berbeda dipersatukan sesuai domisili. Ini memberi potret yang paling objektif,” ujar Andri.
Andri mengatakan, sistem ini memudahkan Perbasi melihat kualitas atlet dari seluruh wilayah di Kota Tangerang. Dengan tujuan menumbuhkan talenta – talenta basket berdasarkan domisili dan kecintaan terhadap kota Tangerang. “Kami berharap talenta yang selama ini tersembunyi bisa muncul berbasis kewilayahan,” tambahnya.
Perbasi menyiapkan hadiah hingga puluhan juta rupiah. Namun Andri menegaskan hadiah bukan orientasi bagi atlet basket di Kota Tangerang. “Hadiah hanya stimulus. Yang penting kesempatan bertanding. Desember nanti jadi momen terakhir tabulasi atlet untuk Porprov 2026,” ucapnya.

Sementara Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang, Kaonang menegaskan bahwa penyelenggaraan kejuaraan antar-kecamatan memiliki peran strategis dalam menemukan bibit-bibit atlet baru yang selama ini tidak terpantau di 13 kecamatan se-kota Tangerang. “Tidak sedikit yang ikut klub di Jakarta, bukan di Kota Tangerang. Melalui ajang ini kita ingin melihat kemampuan mereka dan menemukan talenta-talenta baru yang sebenarnya berasal dari Kota Tangerang,” tutupnya. (Dana)









