Dindikbud Banten Upayakan Percepatan Verifikasi Berkas SPMB 2025

TANGERANG, beritahariini.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten melakukan upaya percepatan verifikasi berkas dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025. Salah satunya dengan menginstruksikan penambahan tim verifikator di sekolah untuk mengatasi kendala teknis di lapangan. “Kami sudah membuat surat instruksi resmi untuk menambah tim verifikasi. Langkah ini diambil untuk mengurangi keluhan masyarakat terhadap lambannya proses verifikasi yang disebabkan oleh keterbatasan jumlah panitia,” ungkap Plt Kepala Dindikbud Banten Dr. Lukman, Jumat (20/6/2025).

Lukman menjelaskan, melonjaknya antusiasme masyarakat dalam pendaftaran peserta didik tingkat SMA mendorong Dindikbud untuk bergerak cepat. Namun, tingginya jumlah pendaftar setiap harin menyebabkan keterlambatan proses verifikasi.”Perlu kehati-hatian dalam penunjukan tim verifikator untuk menjamin integritas proses penerimaan siswa baru. Jadi tim verifikasi adalah panitia yang ditugaskan oleh kepala sekolah di sekolah itu yang memiliki akun. Kalau yang tidak memiliki, tidak bisa mengakses,” ungkapnya.

Menurut Lukman, terdapat perbedaan signifikan antara sistem SPMB tahun ini dengan sistem sebelumnya yang menggunakan jalur zonasi. Sebelumnya saat disebut PPDB, zonasi penilaiannya hanya dua, jarak dan usia. “Kalau sekarang nilai rapor semester 1 sampai semester 5 dirata-ratain. Nilai jarak dan usia. Ini kan beririsan dengan prestasi, tapi kalau prestasi ditambah dengan sertifikat, kalau yang domisili nggak ada tambahan sertifikatnya,” terang Lukman.

Lukman menambahkan, masyarakat bisa langsung memonitor hasil seleksi SPMB secara online. Namun hanya untuk siswa yang sudah mendaftar dan diverifikasi. “Tapi ini datanya masih dinamis, masih akan terus berubah karena pendaftaran masih terbuka,” ucapnya.

Pendaftaran SPMB tahun ajaran 2025/2026 dengan jalur domisili dijadwalkan berlangsung mulai 16 hingga 23 Juni 2025. Jadwal verifikasi data calon peserta didik yang mendaftar dibatasi hingga tanggal 25 Juni 2025. Selanjutnya akan diumumkan pada tanggal 30 Juni 2025 pada pukul 08:00 WIB secara online. Daftar ulang dijadwalkan pada tanggal 1 hingga 4 Juli 2025.(Rani)

Related Posts

Literasi Digital Bentengi Masyarakat dari Ancaman Social Engineering dan Kejahatan AI

TANGERANG SELATAN – Menanggapi peningkatan risiko kejahatan siber, terutama ancaman social engineering (rekayasa sosial) yang diperparah oleh pesatnya Kecerdasan Buatan (AI), tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dari Universitas Pamulang (UNPAM)…

Kopi Kenangan, Tempat Nongkrong Terjangkau bagi Mahasiswa Tangerang

TANGERANG, Beritahariini.id — Kabar gembira bagi para pencinta kopi dan mahasiswa di sekitar Tangerang. Salah satu coffee shop terkemuka di Indonesia, Kopi Kenangan, kini hadir lebih dekat dan siap menjadi…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Gen Z Pimpin Gerakan Zero Waste Mission di Kota Tangerang

  • By admin
  • Februari 1, 2026
  • 157 views
Gen Z Pimpin Gerakan Zero Waste Mission di Kota Tangerang

Rizki Juniansyah Pecahkan Rekor Dunia di SEA Games 2025, Emas untuk Indonesia dan Almarhum Ayah

  • By admin
  • Desember 19, 2025
  • 1077 views
Rizki Juniansyah Pecahkan Rekor Dunia di SEA Games 2025, Emas untuk Indonesia dan Almarhum Ayah

Basral Graito Hutomo Sumbang Emas untuk Indonesia di SEA Games 2025

  • By admin
  • Desember 15, 2025
  • 172 views
Basral Graito Hutomo Sumbang Emas untuk Indonesia di SEA Games 2025

Literasi Digital Bentengi Masyarakat dari Ancaman Social Engineering dan Kejahatan AI

  • By admin
  • Desember 15, 2025
  • 115 views
Literasi Digital Bentengi Masyarakat dari Ancaman Social Engineering dan Kejahatan AI

Ayu Puspita Pemilik Wo Ditangkap Polisi, Diduga Tipu Ratusan Calon Pengantin.

  • By admin
  • Desember 14, 2025
  • 139 views
Ayu Puspita Pemilik Wo Ditangkap Polisi, Diduga Tipu Ratusan Calon Pengantin.

Agak Laen 2 Bukan Hanya Film, Tapi Obat di Tengan Duka

  • By admin
  • Desember 14, 2025
  • 146 views
Agak Laen 2 Bukan Hanya Film, Tapi Obat di Tengan Duka