0 3 min 6 bulan

TANGERANG, beritahariini.id – Universitas Islam Syekh Yusuf (UNIS) Tangerang laksanakan wisuda ke XLVIII, mereka kini resmi dinyatakan lulus dan berhak menyandang gelar sarjana maupun master setelah diwisuda dalam sidang senat universitas yang dilaksanakan di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Kabupaten Tangerang, Rabu (25/10/2023).

Rektor UNIS Tangerang Prof Mustafa Kamil mengatakan, tahun ini UNIS Tangerang mewisuda 1200 lulusan, ini tahun kedua pasca pandemi covid 19.

“Alhamdulillah unis meluluskan 1200 dari 17 program studi, 6 fakultas dan 1 program pasca sarjana. Mereka lulus dengan sangat baik dan saya berharap semoga mereka bisa berkiprah di dunia pendidikan khusunya, maupun dalam konteks membangun bangsa dan negara baik dalam skala nasional, regional maupun internasional, atau bahkan mungin mereka akan berkiprah di tingkat lokal seperti di kabupaten kota”, ucapnya.

Mustafa juga menjelaskan, tantangan kedepan semakin berat terutama persaingan dibidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Kebutuhan tenaga kerja semakin menyempit karena lulusan perguruan tinggi maupun SMA/SMK semakin banyak tetapi jumlah lowongan kerja semakin sedikit. Dengan kurikulum merdeka belajar dan kampus merdeka, kami menyiapkan sekian SKS agar mahasiswa bisa mandiri. Salah satunya dengan program magang kerja maupun magang di dunia usaha industri selama beberapa bulan sehingga diharapkan lulusan kami dapat berkiprah secara mandiri atau independent.

“Kami berharap dengan dunia yang semakin mengglobal ini, lulusan kami bisa bersaing, karena kami sudah menyiapkan kemampuan mereka, kompetensi mereka, profesionalisme mereka serta mudah-mudahan mereka tidak hanya sekedar mengandalkan bekerja diorang lain tapi juga mereka bisa mandiri dengan berwirausaha. Kami sudah bekerja sama dengan 40 instansi baik negeri maupun swasta untuk mengarahkan mereka, dan mereka magang hampir 3-6 bulan dan mudah-mudahan itu menjadi pelajaran yang terbaik sehingga mereka bisa mandiri ditengah-tengah masyarakat,” jelasnya.

Mustafa menambahkan terkait kelulusan skripsi atau nonskripsi, dengan adanya merdeka belajar dan kampus merdeka, kami meluluskan mahasiswa itu dengan berbagai macam pilihan, baik melalui pilihan skripsi, non skripsi, riset kecil atau tugas akhir.

“Kebanyakan dari mereka tetep memilih skripsi karena katanya tidak asik karena ini merupakan sebuah penyelesaian akhir yang membutuhkan semangat dan kerja keras untuk menganalisis permasalahan yang terjadi dimasyarakat,” tuturnya. (Alda)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *