0 2 min 1 tahun

TANGERANG, beritahariini.id –  Peringati Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Tangerang ke-30, sejumlah Kelurahan dan Kecamatan di Kota Tangerang membuka gerai pelayanan masyarakat dibeberapa titik, salah satunya ialah Pelayanan Masyarakat di Alun – Alun Cibodas yang diselenggarakan oleh Kecamatan Cibodas Kota Tangerang, Sabtu (28/1/23).

Pelayanan masyarakat yang diselenggarakan bertujuan untuk memudahkan masyarakat mengurusi administrasi kependudukan yang bermasalah dan belum terpenuhi seperti KIA, KK, KTP atau NIB. Namun, juga terdapat beberapa pelayanan masyarakat yang dapat dimanfaatkan seperti cek kesehatan, vaksinasi, donor darah dam perpustakaan keliling. “Diharapkan masyarakat bisa memanfaatkan pelayanan ini dengan sebaik – baiknya, administrasi kependudukan bisa terpenuhi, dapat memanfaatkan pelayanan kesehatan yang tersedia, sekaligus memperkenalkan Alun – alun yang baru” ujar Beceu Gartina, Camat Cibodas.

Kendati demikian, masih banyak masyarakat yang belum mengetahui pentingnya mengurusi administrasi kependudukan. Sekretaris Camat (Sekcam) Cibodas Supendi mengatakan, karena masyarakat belum mencapai kebutuhan sehingga tidak menghiraukan. Padahal pengurusan administrasi tidak dikenakan biaya atau gratis. “Maka dengan adanya pelayanan masyarakat ini bisa menjadi edukasi, sosialisasi sekaligus pendekatan kepada masyarakat,” ucap Sependi.

Sebagai informasi, kegiatan tersebut digelar setiap hari Sabtu dan Minggu, saat ini memasuki minggu ke-4 sejak awal Januari tahun 2023, dan akan diakhiri pada akhir Februari 2023. Antusias masyarakat yang berdatangan pun turut membanjiri Alun – Alun Cibodas. “Dari jam setengah 8 pagi saya udah disini mau ngurus KIA buat anak, kalo kesiangan pasti rame banget,” kata Lasmi, masyarakat yang berkunjung.

Sisi menarik dari pelayanan masyarakat tersebut ialah antusias masyarakatnya yang sangat banyak, sehingga beberapa pengurus terlihat kelelahan dan tidak luput dari kesalahan, seperti yang terjadi pada Rini (32), mengurus KIA untuk anaknya mengalami kendala. Karena keliru pada nama orang tua yang tertera pada KIA, yang seharusnya diproses secara baik, namun didapati Rini ialah diperlakukan secara emosi, beruntungnya Supendi segera mengambil tindakan sampai keadaan kembali normal. (Iqman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *