0 3 min 3 bulan
Pemotongan pita sebagai simbol peresmian Kampung Serai Wangi di di Dusun Karoya, Desa Carenang, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, Jumat (2/9) sore.

TANGERANG, beritahariini.id – Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar meresmikan Kampung Serai Wangi di Dusun Karoya, Desa Carenang, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, Jumat (2/9) sore. Kampung tematik tersebut diinisiasi Kelompok 10 Kuliah Kerja Kemasyarakatan (KKK) Universitas Islam Syekh-Yusuf (Unis) Tangerang sebagai wujud pemberdayaan potensi serai wangi di sekitar lokasi. Pj Gubernur Banten mengapresiasi kegiatan yang digelar untuk meningkatkan bahan baku produk minyak serai wangi di wilayah tersebut.

Menurut Al Muktabar, kehidupan mahasiswa sekarang jauh berbeda dibanding saat dirinya masih kuliah. Mahasiswa saat ini harus lebih kreatif dan dapat membuka mata terhadap permasalahan yang ada di masyarakat sehingga menemukan solusinya. “Kalau dulu kita mau rapat buat demo aja susah sekali, udah ketakutan duluan. Sekarang dengan dibantu teknoogi komunikasi menjadi lebih mudah. Tinggal bagaimana kita memanfaatkannya,” ungkap Al Muktabar.

Dalam kesempatan tersebut, Pj Gubernur Banten melakukan pengguntingan pita sebagai tanda peresmian Kampung Serai Wangi. Al Muktabar juga meninjau lokasi penyulingan minyak serai wangi yang sudah beroperasi sejak satu tahun terakhir. “Saya rasa ini bagus sekali untuk dikembangkan dan dukung program pemerintah. Baik tingkat desa, kecamatan, kabupaten, provinsi, hingga nasional,” katanya.

Al Muktabar berharap masyarakat terus semangat melakukan budi daya serai wangi dan meningkatkan produksi dengan memanfaatkan sarana yang ada. “Ini kan lahan di sekitar sini juga masih luas. Bisa saja misalnya ditambah peternakan atau perkebunan lain,” ujarnya.  Kegiatan turut dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (DPMPD) Kabupaten Tangerang Dadan Gandana, Camat Cisoka Encep Sahayat, Kepala Desa Carenang Eris Risharyadi, dan perwakilan Unis Tangerang.

Kepala Bagian Pengabdian Kepada Masyarakat Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Unis Tangerang Rizal Fahmi menjelaskan, KKK Unis Tangerang tahun 2022 mengangkat tema Kolaborasi Penanggulangan Penurunan Angka Kemiskinan dan Pengangguran. ”Yang dilakukan oleh Kelompok 10 di Cisoka merupakan bagian dari upaya mahasiswa untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat sekitar. Tahun ini kami memiliki 22 Kelompok KKK yang tersebar di Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang,” tutur Fahmi.

Menurut Fahmi pendampingan kepada masyarakat akan terus dilakukan meskipun nantinya mahasiswa harus meninggalkan lokasi. Salah satunya melalui program penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. “Kami juga melakukan survei di setiap lokasi untuk melakukan identifikasi kondisi masyarakat melalui aplikasi,” katanya.

Wakil Ketua Kelompok 10 KKK Unis Tangerang 2022 Muhamad Iqman menambahkan, peluncuran Kampung Serai Wangi merupakan kegiatan puncak pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Dalam sebulan terakhir mereka telah melakukan berbagai kegiatan seperti pelatihan budi daya serai wangi, workshop branding dan pemanfaatan digitalisasi untuk pemasaran, hingga pembahasan legalitas lembaga maupun produk minyak serai wangi. “Kami juga menggelar lomba menanam serai wangi bekerjasama dengan Yayasan Erick Thohir, agar masyarakat mau menanam dan meningkatkan bahan baku produksi minyak. Hari ini pengumuman pemenangnya,” ujar Iqman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *