0 2 min 12 bulan

TANGERANG, beritahariini.id- Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang melakukan Kegiatan Pengawasan Pangan Terpadu untuk memeriksa sejumlah komoditas aman dan tidak ada kandungan bahan yang berbahaya di Pasar Anyar, Kota Tangerang, Jumat (10/12/21).

Kegiatan ini dilakukan oleh DKP Kota Tangerang bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang, Dinas Indakop Kota Tangerang, BPOM Banten, Balai Veteriner Banten serta Penegak Hukum Polres Metro Tangerang Kota dan Satpol PP Kota Tangerang.

Kepala Bidang Keanekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan DKP Tangerang Mamet Indiarto menjelaskan, menghadapi Nataru kegiatan ini memberikan rasa aman kepada masyarakat. “Ini kan menghadapi akhir tahun, ada syok terapi upaya memberikan rasa aman ke masyarakat untuk dapat belanja pangan segar olahan di pasar maupun pusat perbelanjaan,” jelas Mamet.

Mamet mengungkapkan, pihaknya mengambil komiditas unggas. “Dari ayam itu jeroannya biasanya ada formalin,” kata Mamet.

Pihaknya menyebutkan pada Jumat pagi terdapat beberapa pedagang yang teridentifikasi menggunakan bahan berbahaya formalin, peptisida, boraks dan kadarluarsa. “Jumlahnya 24 dari 198,” imbuh Mamet.

Dari 24 yang teridentifikasi, pihaknya mencatat dan mengawasi, jika para pedagang tersebut tidak berubah akan ditindak lanjuti oleh pihak Kepolisian maupun Satpol PP. “Ada sanksi, sanksi adminstrasi dulu. Ini di bawah PD Pasar nantinya akan dilihat dari hari ke hari,” tegas Mamet.

Mamet menghimbau, menjelang Nataru masyarakat harus lebih berhati-hati memilih komoditas pangan yang akan di konsumsi. “Ya waspada terkait dengan belanja pangan segar daging ayam sapi, jeroan usus rawan tuh suka ditambah formalin. Pangan olahan mengandung boraks lebih jelas. Yg kadarluarsa di teliti sebelum membeli. Berlaku untuk kita semua,” pungkasnya. (Athaya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *