0 2 min 1 tahun

TANGERANG, beritahariini.id – Harga cabai merah kriting, telur ayam hingga minyak curah di Pasar Anyar, Kecamatan Tangerang mengalami kenaikan. Kenaikan harga tersebut membuat sejumlah pedagang mengalami penurunan penjualan.

Andres (37), salah satu pedagang minyak curah mengalami penurunan pembeli, lantaran pedagang makanan mengurangi pembelian minyak curah.”Minyak harganya per ecer itu Rp 19 ribu. Kalo di kampung-kampung diatas Rp 20 ribu perkilo. Naiknya sih udah beberapa bulan yang lalu, bertahap dari Rp 14 ribu sampai Rp 19 ribu,” kata Andres, saat dikonfirmasi di Pasar Anyar Tangerang, Rabu (17/11/21).

Andres mengaku, pembeli perhari biasanya menjual jual 15 kilogram (18 liter) perhari. Saat ini menjelang tahun baru lesu omsetnya sekarang 60 persen.

Hal senada dialami oleh Deni (26) salah satu pedagang cabai di Pasar Anyar Tangerang mengatakan, bahwa harga cabai merah kriting mengalami kenaikan sebesar Rp 16 ribu dari Rp 32 ribu menjadi Rp 48 ribu, sejak awal bulan ini. “Nanti tahun baru bisa sampai Rp 60 ribu abis tahun baru pasti sampai segitu. Sekarang ini Rp 48 ribu perkilogramnya. Feeling saya gabakal turun sampai tahun baru nanti,” ungkap Deni.

Sementara itu salah satu pedagang telur Ade (42) mengungkapkan, kenaikan harga telur sudah terjadi dalam sepekan lalu.”Harga telur Rp 25 ribu sebelumnya Rp 22 ribu perkilonya, menjelang akhir tahun naik. Mungkin ya banyak yang bikin kue karena mau natal jadi banyak permintaan,” ujar Ade.

Ade menjelaskan, kenaikan harga telur dikarenakan akibat Pandemi Covid-19 yang menyebabkan pasokan distribusi telur terhambat.”Pembeli jelas berkurang karena harga naik, biasanya bisa jual satu kuintal setelah harga naik separuhnya,” kata Ade.

Ade berharap, harga  stabil lagi, pembeli banyak yang keberatan akan harga yang mengalami kenaikan. (Athaya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *