0 2 min 1 tahun

TANGERANG, Beritahariini.id – Jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus melakukan sosialisasi dan penertiban dalam melaksanakan kebijakan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 yang berlaku hingga 25 Juli 2021.

Selain itu, Pemkot juga memberikan bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan berupa sembako dan paket makan siang.

Seperti yang dilakukan oleh Kecamatan Batuceper, saat melakukan PPKM, di kawasan perdagangan Poris Gaga, yang dilakukan sambil berbagi sembako dan paket makan siang, Jumat (23/7/21).

“Saat ini kondisinya sedang tidak baik-baik saja, kesehatan maupun ekonomi. Maka, kita melakukan dengan sikap humanis, mengajak mereka ngobrol, mendengarkan keluhan, serta berusaha saling menguatkan,” tutur Rahmat Hendrawijaya, Camat Batuceper.

Ia mengungkapkan, setiap harinya dalam penertiban PPKM, Dapur Umum Kecamatan Batuceper memberikan 50 hingga 100 paket makan siang kepada para ojol, masyarakat umum hingga para pedagang kaki lima yang terdampak pandemi Covid-19.

“Sambil menertibkan mereka yang melanggar, kita juga mensosialisasikan aturan-aturan yang harus dipatuhi masyarakat, sekalian bagi-bagi paket makan siang dan sembako berupa beras 5 kilo,” ungkap Rahmat.

Sementara itu, tak sedikit pedagang pun mengaku sudah lelah dengan situasi seperti ini. Mereka sama-sama ingin segera mengakhiri pandemi, dengan ikut vaksin, prokes ketat serta patuh akan aturan yang ada.

Seperti yang diungkap oleh Ayu, salah seorang pedagang mie ayam yang mengaku ingin cepat kembali normal baik kondisi situasi maupun kondisi dagangannya.

“Karena itu, jujur saya selalu patuh aturan, saya pakai masker, saya gak sediakan makan ditempat, saya dan suami sudah divaksin tinggal tunggu dosis 2. Jadi ayolah sama-sama patuh, biar kita bisa cepet hidup normal dan dagang normal lagi,” harap Ayu.

Ayu pun mengakpresiasi aksi sosial para petugas lapangan, seperti Satpol PP Kecamatan Batuceper yang sering berkunjung ke lapaknya, berkomunikasi dan kali ini memberikan sembako berupa beras.

“Semoga yang begini bisa dicontoh banyak pihak, bisa sama-sama saling bantu, untuk sama-sama bisa melalui situasi sulit seperti ini,” pungkas Ayu. (Dita)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *