0 3 min 1 tahun

TANGERANG,Beritahariini.id – Guna mengatasi kelangkaan tabung maupun oksigen di Kabupaten Tangerang, Pemkab Tangerang pun membentuk Satgas Oksigen, Kamis (15/7/21).

Pembentukan Satgas Oksigen ini Berdasarkan Keputusan Bupati Tangerang Nomor : 360/Kep.990-Huk/2021. Satgas Oksigen ini merupakan gabungan dari BUMD se-Kabupaten Tangerang yang meliputi, Perumdam Tirta Kerta Raharja, Perumdam Pasar Niaga Kerta Raharja, PT. LMK Artha Raharja Gemilang (Perseroda), PT. BPR Kerta Raharja Gemilang (Perseroda) dan PT. Mitra Kerta Raharja (Perseroda).

Semua BUMD Kabupaten Tangerang bergotong-royong dan bekerjasama baik dalam mengatasi kelangkaan tabung maupun oksigennya untuk membantu pasokan oksigen dan tabungnya ke rumah sakit, puskesmas maupun fasilitas kesehatan lainnya di Kabupaten Tangerang.

“Ini bagian dari kerjasama, gotong royong seluruh BUMD Kab. Tangerang dan Pemda Kab. Tangerang, untuk membantu ketersediaan oksigen dan tabung oksigen
baik untuk rumah sakit, puskesmas maupun klinik kesehatan yang membutuhkan,” jelas Zaki.

Satgas Oksigen saat ini menargetkan sekitar 200 tabung oksigen dengan berbagai ukuran. Realisasi sampai dengan 13 Juli 2021, telah ada 61 tabung oksigen dengan rincian 6 tabung ukuran 1m³ dan 55 tabung ukuran 6m³ dan sebanyak 4 tabung ukuran 6m² telah diserahkan ke RS Qadr.

Ketua Dewan Pengawas Perumdam Tirta Kerta Raharja (TKR) Moch. Maesal Rasyid menjelaskan, sesuai arahan Bupati menginstruksikan kepada para Direktur BUMD untuk terlibat langsung dalam penanganan Covid-19 di Kabupaten Tangerang. Sesuai dengan SK Bupati Tangerang tentang Pengangkatan Satgas Oksigen Kabupaten Tangerang dipercayakan kepada para Direktur BUMD.

“Alhamdulillah, pada hari ini sesuai arahan Pak Bupati selaku Ketua Satgas Covid Kabupaten Tangerang, memerintahkan kepada Direktur PDAM, Direktur PT. LKM, Direktur PD Pasar, PT. MKR dan Direktur BPR, untuk terlibat langsung dalam Satuan Tugas Oksigen Covid-19 di Kabupaten Tangerang, yang Ketuanya adalah Direktur PDAM, Wakil Ketua PD Pasar,” ujar Maesyal.

Satgas ini merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah daerah dan BUMD untuk terlibat nyata dalam pencegahan penanganan Covid-19 di Kabupaten Tangerang. Perumdam TKR dipilih sebagai depo karena lokasi PDAM representatif, sentral dan strategis lokasinya. Saat ini, sudah terdapat 55 pasokan dan sebagian lagi dalam perjalanan yang akan mencapai target 200 tabung, untuk memenuhi kebutuhan seluruh rumah sakit maupun puskesmas di Kabupaten Tangerang.

“Semua rumah sakit, rumah sakit swasta, rumah sakit mitra, apabila perlu bisa ke sini bahkan sampai ke puskesmas. Ini bagian daripada tanggungjawab Satgas Kabupaten Tangerang, semua aspek pencegahan dan penanganan Covid-19 di Kabupaten Tangerang,” imbuhnya. (Dito)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *