0 2 min 1 tahun

TANGERANG, Beritahariini.id – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) bagi siswa SMP Negeri di Kota Tangerang telah resmi selesai. PPDB yang dibuka sejak Senin (28/6) hingga Sabtu (10/7) ini menghasilkan antusiasme yang tinggi, sehingga kuota siswa SMP Negeri di Kota Tangerang dapat terisi penuh sebanyak 100 persen.

“Alhamdulillah, PPDB jenjang SMP tahun ajaran 2021/2022 yang sudah diselenggarakan beberapa waktu lalu, sampai terakhir hari Sabtu kemarin, berjalan dengan lancar. Seluruh jalur penerimaan baik zonasi, afirmasi, prestasi dan perpindahan orang tua, semua terisi 100 persen dengan jumlah 10.881, sesuai target yang kami rencanakan,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Jamaluddin, Senin (12/07/2021).

Jamaluddin menambahkan, dengan berakhirnya PPDB jenjang SMP, tidak ada lagi tahap-tahap tambahan atau lanjutan, dan kegiatan belajar mengajar pun dapat dimulai dengan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) secara virtual (daring).

“Sabtu lalu sudah selesai tahap kedua untuk PPDB jenjang SMP, dan tidak ada lagi tahapan selanjutnya. Hari ini, kegiatan belajar mengajar juga sudah dimulai, dibuka dengan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah sampai hari Rabu besok,” tambahnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, SMP Negeri 5 Kota Tangerang melaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah secara daring.

Kepala Sekolah SMP Negeri 5 Kota Tangerang, Sudjiawati, mengungkapkan bahwa MPLS dilaksanakan secara daring selama tiga hari, dengan kegiatan berupa pengenalan profil guru dan sekolah, serta pemaparan materi dan kegiatan-kegiatan lainnya.

“Ada 360 siswa-siswi baru yang diterima di SMP Negeri 5 Kota Tangerang, dan sekarang kami sedang melaksanakan MPLS selama tiga hari ke depan. Hari ini, dimulai dengan pengenalan para guru dan lingkungan sekolah, nanti juga akan ada materi-materi dari para guru, dan di hari terakhir akan ada pengenalan kegiatan peningkatan karakter. Ada tiga yaitu kegiatan peningkatan iman, literasi, dan pramuka,” paparnya.

Ia berharap, para siswa-siswi baru SMP di Kota Tangerang, dapat terus semangat meskipun kegiatan belajar mengajar dilakukan secara daring. (Dita)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *