0 2 min 1 tahun

TANGERANG, Beritahariini.id – Tingginya kasus positif Covid-19 di Kota Tangerang, membuat pemerintah mengambil langkah untuk menjadikan puskesmas sebagai IGD pasien Covid-19.Diungkap oleh Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah, saat ini telah ada 38 Puskesmas di Kota Tangerang yang dijadikan ruang IGD sebagai pengganti rumah sakit yang semakin penuh.

“Seluruh puskesmas di Kota Tangerang, sudah kita jadikan IGD untuk menunggu antrean pasien ke rumab sakit,” ujar Arief.

Pasalnya, hingga saat ini tingkat keterisian rumah sakit di Kota Tangerang untuk penanganan pasien Covid-19 sudah mencapai 93 persen. Selain itu, Pemkot Tangerang juga akan menambah terus jumlah Rumah Isolasi Terkonsentrasi atau RIT di wilayahnya. Seperti kelas-kelas di Gedung SMPN 30 di Jurumudi, Kecamatan Benda yang akan menyediakan 150 kasur tambahan untuk pasien Covid-19. Dengan melihat lonjakan kasus yang semakin meningkat, Arief mengajak masyarakat untuk menjadi garda terdepan dalam memberantas Covid-19, mengingat saat ini banyak petugas kesehatan yang mulai kelelahan.

“Bahkan di beberapa rumah sakit dan Puskesmas, banyak yang mengantri karena fasilitas IGD sudah penuh,” jelasnya.

Arief juga meminta agar masyarakat dapat mematuhi aturan yang telah dikeluarkan oleh pemerintah. Yakni untuk membatasi sejumlah kegiatan yang berpotensi menjadi penyebab terjadinya penularan Covid-19.

“Kalau tidak ada urusan yang mendesak lebih baik di rumah saja,” tutupnya. (Dita)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *