0 3 min 1 tahun

TANGERANG, Beritahariini.id – Melonjaknya kasus positif Covid-19 di Kota Tangerang, menyebabkan beberapa rumah sakit dan Rumah Isolasi Terkonsentrasi (RIT) hampir penuh.

Salah satunya di wilayah RT.03/RW.01, Kelurahan Panunggangan Utara, Kecamatan Pinang saat ini terdapat sekitar 15 orang terkonfirmasi positif Covid-19, dan harus menjalankan isolasi mandiri di rumah.

Ketua Satgas Covid-19 RT.03, Kelurahan Panunggangan Utara, Mahmud Fauzi, berinisiatif untuk membantu warga yang melakukan isolasi mandiri dengan memberikan bantuan berupa sembako dengan menggunakan dana dari kas RT.

“Awalnya kami bantu warga yang isolasi mandiri sekitar empat orang, dengan memberikan sembako. Tapi, beberapa hari ini kasusnya semakin naik dan kami kewalahan. Akhirnya, berdiskusi dengan Pak Warji, selaku Lurah Panunggangan dan kami bersama-sama membangun dapur umum ini,” jelasnya saat ditemui di Dapur Umum RT.03 Panunggangan Utara, pada Senin (21/6/21).

Lurah Panunggangan Utara, Warji, mengatakan bahwa Dapur Umum ini merupakan bentuk kerjasama antar warga dengan pihak Kelurahan dan Kecamatan untuk membantu ketahanan pangan warga yang harus menjalani isolasi mandiri.

“Alhamdulillah, Dapur Umum ini sudah mendapatkan support dari Kecamatan dan juga dari kami pihak Kelurahan. Dari pihak Satgas COVID-19 wilayah Kecamatan juga sudah datang untuk menyemprotkan disinfektan,” ujarnya.

Beberapa warga RT.03, telah menyiapkan kebutuhan untuk Dapur Umum ini, misalnya dengan berbelanja kebutuhan memasak sejak pagi hari, lalu dilanjutkan dengan proses memasak yang dimulai pukul sembilan pagi hingga sore hari.

“Jadi, kami mulai masak dari jam sembilan itu untuk makan siang sekaligus makan sore atau malam. Nanti jam 11, makan siang akan diantarkan ke rumah-rumah warga yang sedang isolasi mandiri. Setelah itu, sekitar jam dua atau jam tiga sore, makanan untuk makan malam akan kami antar. Dalam sehari, langsung masak dua kali sekaligus,” papar Siti Haisah, Penanggung Jawab Dapur Umum.

Siti juga mengajak masyarakat Kota Tangerang untuk saling membantu warga dan tetangga yang terpapar COVID-19. Sehingga, warga yang sedang isolasi mandiri dapat terbantu dengan tetap di rumah dan mengurangi interaksi agar tidak menyebarkan virus ke warga lainnya. (Dita)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *