0 3 min 1 tahun

TANGERANG, Beritahariini.id – Vaksinasi yang berlangsung di GOR Cibodas Kota Tangerang tuai protes dari peserta vaksinasi, lantaran banyak peserta yang tidak mendapatkan giliran vaksinasi sesuai jadwal yang tertera.

Vaksinasi yang digelar oleh UPT Puskesmas Baja ini memiliki sasaran target sebanyak 300 peserta perhari dengan 4 pembagian waktu pelaksanaan berdasarkan wilayah RW.

Terpantau pada pukul 11.00 WIB, banyak peserta vaksinasi berdatangan dan mulai memadati area depan GOR. Peserta vaksinasi tersebut tidak boleh memasuki area vaksin karena kuota vaksinasi yang sudah habis dan mencapai target.

“Ini mereka perintah dari RT/RW untuk datang sesuai jadwal. Karena kalo tidak dijadwalkan, pasti akan membludak. Mereka datang ke sini tiba-tiba kuota sudah habis. Kasihan mereka mungkin udah izin dari perusahaannya tapi malah nggak boleh masuk,” terang Bripka Asep Wijaya, Bhabinkamtibmas Kelurahan Cibodas Polsek Jatiuwung, saat ditemui di lokasi vaksinasi, Rabu (16/6/2021).

Asep mengungkapkan, vaksinasi pada Selasa kemarin berjalan tertib, tidak seperti hari ini.

“Kemarin tuh nggak begini, kemarin itu tertib, tertib banget,” ujar Asep.

Asep menyarankan untuk peserta vaksinasi yang belum mendapat giliran agar datang kembali pada esok hari.

“Buat yang belum kebagian vaksin hari ini, bisa datang lagi besok bergabung dengan Kelurahan Jatiuwung,” kata Asep.

Salah satu warga RW 01 Kelurahan Cibodas Baru, Lanus mengungkapkan kekecewaannya lantaran tidak diperbolehkan masuk untuk melakukan vaksinasi.

“Saya kan sudah dapat sms dari kelurahan, jadwal saya datang jam 11. Yaudah saya datang jam 11, karena saya pikir kalau datang pagi nggak sesuai jadwal nanti takutnya penuh. Tapi pas saya datang jam 11 malah kuotanya sudah habis,” ungkap Lanus.

Lanus pun merasa dirugikan dengan sistem vaksinasi tersebut.

“Jadi kita dirugikan berat ini. Karena kan saya ada vaksin di kantor juga, tapi karena saya vaksin pertama di sini, jadi nggak boleh vaksin di kantor, harus lanjutin di sini,” imbuhnya.

“Kita udah jadwal pasti, dari Satgas kemudian dari Kelurahan kan sudah dikasih tahu ini jadwalnya, harusnya nggak seperti ini,” tutup Lanus. (Dita)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *