0 2 min 2 tahun

TANGERANG, Beritahariini.id – Rumah Masiah (58) yang berlokasi di RT.1 RW.4 Kelurahan Batusari, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang kini telah selesai dibedah. Sebelum dibedah, kondisi rumah Masiah sangat memprihatinkan dan terlihat tidak layak huni.

Rumah Masiah mulai dibedah pada pertengahan Puasa 2021 dan rampung sebelum Lebaran kemarin.

Bahrudin, anggota Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Kelurahan Batusari, bersama Lurah Batusari Mohamad Fahmi ungkap alasan biaya renovasi rumah Masiah melebihi anggaran.

“Kita sudah anggarkan sebesar Rp 20 juta untuk bedah rumah Masiah. Sebelum dibedah juga telah melakukan musyawarah bersama RT dan RW. Pas musyawarah ini, Masiah bilang dia punya dana sebesar Rp 2 juta untuk biaya tukang, tapi kata saya biaya tukang bisa hampir Rp 7 juta. Akhirnya Masiah menyanggupi untuk membayar tukang sendiri karena ada saudaranya yang bisa nukang. Jadi ini murni keinginan Masiah sendiri,” papar Bahrudin saat ditemui pada Selasa (25/5/2021).

Lanjutnya, saat musyawarah yang dihadiri oleh RT, RW, dan menantu Masiah, mereka sepakat agar anggaran yang Rp 20 juta itu digunakan untuk pembelanjaan material bangunan, karena biaya tukang murni ditanggung oleh Masiah.

“Untuk luas rumah Masiah yang sebesar 60m2, tentu itu sangat melebihi anggaran. Kami juga sudah menyarankan untuk membedah secukupnya, tapi Masiah minta untuk membedah semuanya bahkan hingga ke dapur dan kamar mandi,” tambahnya.

Lurah Batusari, Mohamad Fahmi turut menimpali fakta tersebut.

“Kembali lagi bagaimana kita menyikapinya. Jadi bukan maksud kami membebani, tapi itu memang pilihannya sendiri,” ucap Fahmi.

Masiah yang berprofesi sebagai buruh cuci, mengaku sangat merasa senang dan tidak terbebani dengan bantuan bedah rumah tersebut.

“Saya nggak merasa terbebani, malah makasih sudah ditolongin, rumahnya sudah enak, sudah adem. Kalau hujan sekarang nggak banjir lagi kaya dulu, terus sudah nggak bocor juga sudah aman,” pungkas Masiah

Masiah menambahkan, bahwa utang piutang dari persoalan material sudah sepenuhnya lunas dan tidak ada salah paham diantara kedua belah pihak. (Dita)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *