0 2 min 2 tahun

SERANG, Beritahariini.id – Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) optimis Bank Banten mampu bersaing dengan potensi yang dimiliki. Hal itu diungkap Gubernur dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dan Rapat Pemegang Saham Luar Biasa PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk. di Hotel Horison Ultima Ratu Jl. Abdul Hadi No.66, Kota Serang (Kamis, 20/5/21).

“Bank Banten harus bersaing dan berani berkompetisi. Pasti bisa, kita punya potensi yg luar biasa, Bank Banten bisa mengelola dana hingga Rp15 triliun,” Tegas Gubernur.

Wahidin menjelaskan, perjalanan Bank Banten hingga bisa seperti saat ini karena melibatkan seluruh para pemangku kepentingan nasional dan regional. Dalam proses penyehatan Bank Banten, pihaknya ke KPK, Kemenko Marinvest, Kepolisian, DPRD Provinsi Banten dan pihak lainnya melakukan konsultasi. Gubernur merasa senang dengan pemegang saham yang terus mendukung hingga Bank Banten dinyatakan sehat.

“Kita awali Bank Banten dengan manajemen yang jujur dan dipercaya,” ujarnya.

Gubernur juga berharap kepada manajemen Bank Banten untuk memangkas divisi ataupun cabang yang tidak efektif dan tidak produktif. Selain itu, dalam pengembangannya, manajemen harus menjaga prinsip kehati-hatian, tidak ekspansif spekulatif.

“Kalau Bank Banten sudah dipercaya, saya yakin Bupati/Walikota akan menaruh kas daerah (RKUD) di Bank Banten. Saham Bank Banten di pasar juga sudah cukup bagus,” ungkapnya.

Dirut Bank Banten Agus Syabarrudin melaporkan, Bank Banten saat ini sedang melakukan proses transformasi melalui penguatan modal insani, penguatan sistem informasi, penguatan permodalan dan likuiditas, serta mempersiapkan teknologi informasi dan refocusing usaha. Bank Banten pun siap menerima RKUD Provinsi Banten dan pengelolaaannya.

Bank Banten terus berbenah dengan merubah budaya perusahaan. Tujuannya, agar Bank Banten semakin dipercaya oleh masyarakat atau nasabah sebagai tempat menyimpan uangnya. Bank Banten mencanangkan budaya kerja baru yaitu TRUST yang merupakan singkatan dari Think Different, Reliable, Universe, Sustainable, dan Track. (Dito)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *